permainan judi ares gacor terbaru di Indonesia

Simon
Simon

Faktor Pembentuk Identitas Budaya

Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Dari segi bahasa, budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) yang diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Colere juga bisa diartikan sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata togel culture terkadang diterjemahkan sebagai «kultur» dalam bahasa Indonesia.

Kepercayaan Kepercayaan menjadi faktor utama dalam identitas budaya, tanpa adanya kepercayaan yang dianut, maka tidak akan terbentuk suatu identitas budaya yang melekat pada suatu kebudayaan. Biasanya kepercayaan ini muncul dari amanah para leluhur terdahulu yang menyakini tentang suatu kegiatan yang biasa dilakukan oleh suatu budaya yang tentunya berbeda antara budaya satu dengan budaya lainnya. Contohnya, mempercayai tradisi pecah telur pada saat resepsi pernikahan yang dipercaya sebagai salah satu tradisi penting masyarakat Jawa togel dalam resepsi pernikahan.

Rasa aman

Perasaan aman atau positif bagi penganut suatu kebudayaan menjadi faktor terbentuknya identitas budaya. Tanpa adanya rasa aman dari pelaku kegiatan budaya maka tidak akan dilakukan secara terus menerus sesuatu yang dianggapnya negatif dan tidak aman. Contohnya tidak ada kebiasaan menyakiti sesama karena hal tersebut tidak memberikan rasa aman bagi siapapun.

Pola perilaku

Pola perilaku juga menjadi faktor pembentuk identitas budaya. Bagaimana pola perilaku kita di masyarakat mencerminkan identitas budaya yang kita anut. Dalam hal ini biasa terjadinya diskriminasi terhadap orang-orang tertentu yang berprilaku kurang baik menurut orang sekitarnya yang pada umumnya di dalam budaya orang tersebut adalah sesuatu yang wajar dilakukan.

Asimilasi dan Akulturasi

Seiring perubahan zaman, budaya turut berkembang. Hal tersebut biasanya terjadi karena pencampuran budaya, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan akan lahirnya budaya baru. Pencampuran budaya dapat terjadi karena banyak hal, di antaranya globalisasi, teknologi, dan ketertarikan terhadap budaya lain. Di Indonesia, pencampuran budaya dikenal dengan istilah akulturasi. Sedangkan, penyesuaian terhadap perubahan suatu budaya disebut asimilasi.

Ciri-ciri Budaya

Suatu budaya atau kebudayaan dapat diidentifikasi dengan ciri-ciri sebagai berikut: Dinamis, artinya dapat berubah togel sepanjang waktu. Universal, kendati universal perwujudannya memiliki ciri khusus tergantung situasi dan lokasinya. Selektif, artinya mencerminkan pola perilaku pengalaman manusia secara terbatas. Etnosenrik, menganggap budaya sendiri sebagai budaya yang terbaik. Bersifat adaptif.

Fungsi Budaya

Budaya dapat berperan sebagai batas-batas yang menciptakan perbedaan dan membuat suatu organisasi berbeda dari organisasi lainnya. Selain itu, budaya berfungsi sebagai:

Identitas

memberi identitas kepada anggota organisasi. Stabilitas: meningkatkan kemantapan sistem sosial. Komitmen: memfasilitasi komitmen akan sesuatu yang lebih besar dari kepentingan pribadi. Pembentuk Sikap dan Perilaku: bertindak sebagai mekanisme pembuat makna serta kendali yang menuntun dan membentuk sikap dan perilaku individu.

Весь 2023 год пройдет для наших клиентов под знаком удачи и благоденствия!!!

При ЛЮБОЙ сумме заказа , доставка БЕСПЛАТНО!

По всей территории РОССИИ включая КРЫМ и ЯМАО!

Сообщить об опечатке

Текст, который будет отправлен нашим редакторам: