permainan judi ares gacor terbaru di Indonesia

Simon
Simon

Makanan Khas Garut Enak

Kabupaten Garut merupakan sebuah wilayah yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia dan berada di Kecamatan Tarogong Kidul. Kabupaten Garut berbatasan dengan Kabupaten Sumedang di bagian utara, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Majalengka di bagian timur, Samudra Hindia di bagian selatan, dan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung di bagian barat.

Kabupaten Garut adalah salah satu tujuan wisata populer di Jawa Barat. Wilayah Kabupaten Garut, dari Garut Utara hingga Garut Selatan, memiliki banyak objek wisata menarik untuk dikunjungi. Kondisi topografi yang berkisar dari ketinggian 0 meter di pantai Garut Selatan hingga 2821 meter di puncak gunung Cikuray, menawarkan berbagai macam wisata terbaik.

Misalnya seperti Wisata Petualangan, Wisata Alam, Wisata Budaya, Wisata Sejarah, Wisata Olahraga dan Wisata Kuliner. Ada banyak makanan khas Garut yang lezat dan cocok dijadikan sebagai buah tangan, apa saja? Simak daftarnya dalam artikel berikut.

Makanan Khas Garut

Garut tidak hanya memiliki banyak tempat wisata yang menarik minat wisatawan saja, Garut juga memiliki banyak makanan khas yang lezat, mulai dari makanan basah seperti soto hingga makanan manis seperti dodol. Apa saja makanan khas Garut? Simak daftarnya berikut ini.

1. Burayot 

Burayot terdiri dari gula merah dan tepung beras terpilih. Rasa dan bahan dari burayot ini serupa dengan makanan tradisional lain seperti bernama Ali Agrem. Namun, karena dibentuk seperti bola kecil dan keriput, maka disebut “ngaburayot” (sebutan orang Sunda) dan kemudian toto togel dikenal dengan nama burayot. Makanan ini banyak diproduksi oleh masyarakat di Garut, terutama di Leles, karena bahan mudah didapat dan rasanya lezat.

2. Kerupuk kulit khas Garut

Makanan khas Garut selanjutnya adalah kerupuk kulit atau dorokdok, memiliki ciri khas yang kuat karena proses produksinya melibatkan penyamakan kulit. Dalam proses tersebut, bagian dari bahan baku kulit yang tidak digunakan dapat diolah menjadi kerupuk kulit. Kerupuk kulit dan dorokdok banyak diproduksi di berbagai daerah di Garut, seperti Garut Kota, Tarogong, dan daerah lainnya.

3. Sambel cibiuk

Menurut informasi yang beredar di lingkungan Kecamatan Cibiuk, ada kepercayaan bahwa resep sambel Cibiuk berasal dari Arab. Terlepas dari kebenarannya, sambel yang dibuat di kecamatan tersebut memiliki citarasa yang berbeda dari sambal lain karena terbuat dari bahan-bahan seperti tomat hijau, serawung, cabe rawit, dan bumbu lain.

Meski pedas, sambel ini tidak memicu rasa panas di perut pada orang yang mengkonsumsinya. Sambal Cibiuk kini sudah bisa ditemukan di berbagai kota besar, terutama Bandung dan Jakarta.

Pada awalnya, sambal ini hanya disajikan saat ada tamu istimewa atau penting, namun seiring perkembangan zaman, sekarang bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Restoran yang menyajikan sambal Cibiuk saat ini adalah keturunan langsung dari pemilik resep sambal Cibiuk yang khas. Untuk dapat mencicipi sambal Cibiuk, Anda bisa memesannya di berbagai rumah makan di Garut Kota, Tarogong, dan sekitarnya, seperti di Jl. OTISTA dan Jl. Veteran.

4. Nasi liwet Garut

Nasi liwet mungkin terdengar bukan makanan khas dari Garut, karena makanan nasi liwet ini dapat ditemui di daerah lain seperti Jawa. Akan tetapi, ada beberapa perbedaan dari nasi liwet Garut dan Jawa yang membuat kedua nasi liwet tersebut menjadi makanan khas.

Nasi liwet Solo ditemukan oleh masyarakat biasa di Desa Menuran, Sukoharjo, Jawa Tengah. Awalnya, warga hanya membuat nasi liwet untuk dikonsumsi sendiri, tetapi pada tahun 1934, mereka mulai mencoba menjualnya dan akhirnya nasi liwet solo mulai dikenal dan dikonsumsi oleh banyak lapisan masyarakat, termasuk oleh bangsawan dan penduduk keraton.

Sementara itu, nasi liwet Garut berasal dari masyarakat perkebunan yang membekali diri dengan membawa nasi untuk makan dari pagi sampai siang sebagai upaya untuk berhemat. Namun, asal usul nasi liwet Garut tidak diketahui pasti karena dulu Tanah Sunda merupakan perkebunan besar, bukan seperti pedesaan di Jawa Tengah.

Nasi liwet khas Garut memiliki lauk yang disajikan bersama dengan nasi dan bisa berupa ikan peda, ikan asin, atau ikan pindang. Terdapat pula lalapan dan sambal terasi sebagai tambahan.

Sementara, nasi liwet Solo menawarkan banyak pilihan lauk, seperti opor ayam suwir, sambal goreng labu siam, dan areh santan. Areh santan adalah ciri khas nasi liwet solo yang terbuat dari endapan atau gumpalan santan.

Nasi liwet Solo jarang disajikan dengan sambal. Penambahan cabai rawit rebus akan membuat hidangan menjadi pedas. Ada juga lauk pelengkap lain seperti rambak kulit sapi, kerupuk, dan baceman yang dapat dinikmati.

Perbedaan lainnya adalah pada cara penyajiannya, nasi liwet Garut biasanya disajikan dalam ketel atau kastrol untuk memastikan kehangatan nasi meskipun tertutup erat.

Sedangkan nasi liwet Solo disajikan menggunakan daun pisang sebagai pembungkusnya. Menurut penjualnya, penggunaan daun pisang dapat memperkuat aroma nasi liwet.

5. Soto ayam Garut

Soto ayam khas dari Garut memiliki kuah yang berbeda dengan soto ayam biasa. Kuah soto ayam Garut cenderung lebih asin dan gurih karena dibuat dari campuran santan dan rempah.

Soto ini memiliki warna kuning pekat yang berbeda dari soto ayam biasa yang kuahnya cenderung bening. Soto ayam Garut juga sering disajikan dengan tambahan kacang kedelai dan bawang goreng untuk menambah rasa nikmatnya. Soto ayam Garut adalah salah satu bukti kelezatan makanan Sunda yang sulit dilupakan.

Весь 2023 год пройдет для наших клиентов под знаком удачи и благоденствия!!!

При ЛЮБОЙ сумме заказа , доставка БЕСПЛАТНО!

По всей территории РОССИИ включая КРЫМ и ЯМАО!

Сообщить об опечатке

Текст, который будет отправлен нашим редакторам: